Newsletter subscribe

Ekspose

HMP: Indonesia Lumbung Pangan Dunia

Posted: July 21, 2018 at 11:42 pm   /   by   /   comments (16)

Kembali ditegaskan oleh Hutomo Mandala Putra bahwa Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia, terutama dari komoditas beras, jagung dan minyak kelapa.

“ Kita punya potensi bukan hanya untuk swasembada pangan, terapi menjadi lumbung pangan dunia, dan tidak pernah terwujud dalam pemerintahan pasca reformasi,” ujar HMP.

“ Tentunya ini menjadi kerja berat buat kita untuk mewujudkannya. Karena ketahanan pangan bisa diwujudkan bukan hanya dengan swasembada pangan, tetapi menjadi lumbung pangan dunia,” HMP kembali menegaskan.

Wacana tersebut dilontarkan oleh Ketua Umum Partai Berkarya saat ditanyakan oleh awak media dalam konferensi pers setelah acara pembukaan Diklat Bacaleg DPR RI Partai Berkarya di Lorin Hotel Sentul, Minggu (22/7).

“Dengan tiga unsur pangan (beras, jagung dan minyak kelapa) tersebut kita bisa meningkatkan devisa,” jawab HMP kembali.

“ Kita memang sangat prihatin selama 20 tahun reformasi ini kita telah kehilangan GBHN dan kehilangan RePelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun), bagaimana kita bisa membangun negara lebih baik kalau kita hanya mengandalkan APBN,” tegas HMP menjawab pertanyaan wartawan dengan paparan sederhana yang bisa diterima oleh semua pihak.

Comments (16)

write a comment

Comment
Name E-mail Website

  • July 26, 2018 at 8:25 am Monalisa

    GBHN dan REPELITA perlu di hidupkan kembali sebagai tolak ukur keberhasilan dan kesinambungan
    sebuah rencana pembangunan.
    Mandiri untuk pangan sudah seharusnya bisa dilakukan di NKRI yg mempunyai lahan subur di hampir seluruh wilayah.

    Sudah merdeka puluhan tahun ..sungguh sedih jika beras,kedelai,garam masih import.

    Semoga ide HMP untuk kembali membuat negara kita bisa swasembada pangan dapat di laksanakan.

    Reply
  • September 22, 2018 at 4:12 pm Bambang iriantori

    Saya setuju……hilangnha GBHN dan repelita arah pembangunan menjadi tidak jelas…….tanah sudah dikuasai kaum kaya dan dijadikan propeti perumahan………

    Reply
  • October 19, 2018 at 3:38 am Indriyani

    Setuju.. Indonesia adalah negara yg sangat kaya dengan sumber daya alamnya ,, sy berharap kedepan nya Indonesia lebih maju dlm segala sektor kita bisa mencontoh Thailand yg pertaniaanya bagus , sandang pangan nya murah .. hasil pertaniaan nya juga bagus .. semoga jaman ke emasan di Era Orde Baru dulu bisa kembali berjaya..dan Repelita bisa kembali berjalan amin yra…

    Reply
  • October 21, 2018 at 7:32 pm ibrahim

    Kita negara agraris.. Pertanian adalah hal utama pada negara agraris dengan sumber daya alam yang bermacam-macam. harus ditingkatkan..

    Reply
  • October 31, 2018 at 1:50 pm Karek Yohannes L

    Pendapat kami perihal Swasembada Pangan menuju Indonesia Lebih Hebat antara lain sebagai berikut :
    Perlu diaktifkannya kembali Koperasi Unit Desa ( KUD ) seperti dimasa Orde Baru dengab maksud agar para petani dapat dengan mudah mendapatkan bibit dan pupuk dengan harga yang terjangkau dan dapat diangsur atau diperhitungkan dengan hasil panen, serta semua hasil panen dijual ke KUD dengan harga yang saling menguntungkan antara para petani dan KUD, sehingga tidak ada lagi hasil panen yang dijual kepada para tengkulak.
    Perlu adanya pembukaan lahan pertanian baru sebab selana ini banyak lahan pwrtanian yang ada telah berubah fungsi menjadi kawasan industri dan perumahan yang berdampak terjadinya kekurangan bahan pangan sehingga terjadinya Impor beras .
    Petlu adanya pembuatan waduk waduk baru yang berfungsi untuk irigasi lahan pertanian dan dapat juga sebagai penampung air yang akan digunakan pada musim kenarau jika terjadi kekurangan air untuk irigasi lahan pertanian sehingga masa panen dari setahun 3 kali dapat menjadi 4 kali dalam setahun , dengan demikian tingkat kesejaterahan petani secara bertahap dapat meningkat.
    Perlu adanya kerjasama antara KUD dan pihak perbankan sebagai penyandang dana untuk keperluan operasional KUD tetkait untuk penyedia bibi dan pupuk .
    Peran Bulog juga penting sebagai penampung dan juga mendisrtibusikan bahan pangan yang ada secara merata keseluruh Indobesia.
    Demikian yang dapat kami sampaikan secara singkat perihal swademvada pangan menuju Indonsia Lebih Hebat, sehingga Indonesia bukan saja sebagai swasembada pangan , namun sebagai lumbung pangan Dunua.
    Tetima kasih . Wassallam

    Reply
  • November 8, 2018 at 6:56 am Irsukal

    Ia setuju pak, kita harus perkuat masyarakat , kita tak biarkan negara tanpa arah dan tujuam

    Reply
  • December 10, 2018 at 12:27 am Alek wl

    Alam kita hapir 90% tanahnya subur kenapa kita masih import sebagian bahan pangan kita? Menuru sy kita tidak mempunyai peta lahan memadai.contoh daerah mana yg cocok ditanami padi,jagung,simgkong,kedelai,kacangan.dan sayur2ran
    Begitupula lahan yg cocok utk buah2an yg bisa menghasilkan rasa buah yg bagus.

    Reply
  • December 20, 2018 at 5:30 am Toenjes

    Sangat luar biasa mendapat tempat di hati rakyat indonesia Berkarya Menang Rakyat sejahtera

    Reply
  • December 25, 2018 at 6:38 am Risa

    Menurut pendapat sy,Mudah2an Indonesia membangun kembali lahan pertanian tersendiri bisa jadi harga pangan tidak melambung tinggi setiap tahun ke tahun.Lahan tanah menjadi subur,bs mengurangi intensitas dampak penurunan lahan tanah.Infastruktur dengan Pangan diatur secara setara.

    Reply
  • December 25, 2018 at 10:09 am Mahasiswa biasa

    Menurut saya sulit untuk mewujudkan kembali swasembada pangan untuk indonesia, melihat lahan kritis yang ada di indonesia sudah sangat banyak dan apabila lahan itu dijadikan sasaran untuk pembuatan lahan pertanian akan menimbulkan berkurangnya lahan yang seharusnya menjadi daerah resapan dan hutan, yang fungsi utamanya ialah menjadi pencegah global warming. Mungkin bisa digantikan saja visinya yang swasembada pangan, memang benar kita ingin merasakan kembali swasembada pangan akan tetapi banyak hal yang harus diprioritaskan di negeri ini. Jangan mementingkan ego belaka dan menjadikan rakyat dan masa depan kita menjadi tumbal ego kita. Visi sudah bagus akan tetapi mohon dikaji ulang untuk bagaimana penyediaan lahannya, bagaimana teknologi pertanian kita, bagaimana kualitas tanaman kita, dan yang terpenting apakah pupuk yang akan digunakan untuk perangsang pertumbuhan tanaman akan berdampak ke tanah kita. Karena menurut penelitian tanah bekas pupuk perangsang pertumbuhan tanaman yang mengakibatkan kematian tanah menjadi semakin cepat.
    Ada baiknya adakan program 1 kelurahan 1 lahan sehat jadi di satu lahan itu kita bisa adakan pertanian, peternakan, dan pengaplikasian teknologi masal untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Terima kasih.

    Reply
  • December 26, 2018 at 7:22 pm Tandra sula

    Setuju… Untuk negara makmur akan sumber daya alamnya. Wakil rakyat jangan hanya untuk kepentingan pribadi. Setiap janji untuk kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat indonesia. Semoga bisa terealisasi niat baikmu pak HMP

    Reply
  • December 28, 2018 at 7:47 am Bambang Irawan

    Saya sejalan dg pikiran dari cita cita Partai Berkarya. Semoga Indonesia kembali menjadi lumbung Pangan Dunia. Kita kangen akan dialoge seorang Pemimpin/presiden dengan para petani sewaktu di jaman pak Harto.

    Reply
  • December 28, 2018 at 9:58 pm Thomas Sudatso

    Betul sekali. Indonesia adalah negara besar sekali, jgn smp kalah sama negara lain yg lebih kecil. Beri kepercayaan kepada mereka dan kasih harga bibit serta pupuk yg murah. Kembangkan bibit dan pupuk yg bagus agar bisa bersaing dgn negara lain.

    Reply
  • December 30, 2018 at 6:47 pm Fauzi

    Indonesia negara agraris, kekuatan alamnya luar biasa, knp tdk fokus memanfaatkan, mengembangkan dan menjaga sustainability alam kita. Saatnya kita restorasi lg alam kita buat kemakmuran bangsa Indonesia.

    Reply
  • January 2, 2019 at 9:35 pm Rizki Hakiki

    minimalisir kalo bisa d stop impor sembako dari luar.. bantu petani agar lebih bisa mengembangkan pertaniannya..

    Reply
  • January 8, 2019 at 5:12 pm Hardianto

    INDONESIA ADALAH NEGARA YANG TERKAYA DI DUNIA DI BIDANG PANGAN DAN EKONOMI YA SANGAT CEPAT BERKEMBANG YA.
    PENGHASIL BUMI DI INDONESIA INI SANGAT SUBUR KALAU DI OLAH DENGAN BENAR.
    MESTI PARA PEJABAT HARUS PERHATIKAN PETANI2 KITA SUPAYA BEKERJA DENGAN BAIK.

    Reply