Newsletter subscribe

Desain

Neneng: Sedikit Berpengaruh, Tapi Tidak Terlalu Luas

Posted: March 4, 2018 at 5:53 pm   /   by   /   comments (0)

Pekan lalu, larangan penggunaan gambar tokoh nasional dalam alat peraga kampanye telah dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Yang dimaksud dengan gambar tokoh nasional tersebut adalah Presiden RI ke-1 Soekarno, Presiden RI ke-2 SOeharto, Presiden RI Ke-3 Badarudin Jusuf Habiebie, Jenderal Besar Soedirman dan oendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.

Neneng Anjarwati selaku Ketua Umum Partai Berkarya mengaku beruntung karena larangan memasang gambar tokoh nasional yang bukan pengurus partai politik pada alat peraga kampanye belum lama diberlakukan. Pasalnya, sedari awal Berkarya menggunakan gambar Presiden kedua RI Soeharto sebagai daya tarik dan media pencitraan partai.

Sepeti diketahui bersama,  Hutomo Mandala Putra putra bungsu Soeharto, menduduki jabatan Ketua Majelis Tinggi dan Dewan Pembina Partai Berkarya. “Alhamdulillah dari pertama kami membangun (Partai Berkarya), itu kan sudah pakai (gambar) Pak Soeharto,” ujar Neneng di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Penggunaan gambar Presiden Soeharto menjadi sebab yang kuat akhirnya masyarakat banyak yang tahu adanya partai yang didirikan pada 15 Juli 2016. “Jadi banyak masyarakat yang sudah tahu Partai Berkarya adalah Presiden Soeharto. Beruntung juga kita,” jawab Neneng sembari tertawa.

Tetap pada koridor, Neneng menegaskan KPU tersebut akan sedikit besar berpengaruh terhadap sosialisasi partainya kepada masyarakat luas. “Saya rasa sedikit berpengaruh lah. Tapi enggak terlalu luas,” kata dia

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website