Newsletter subscribe

Uncategorized

Rita Irawati Priatna: Aku, Padi dan Sukabumi

Posted: April 5, 2019 at 1:03 am   /   by   /   comments (0)

” Panen tiba
Petani desa
Memetik harapan
Bocah bocah berlari lincah
Di pematang sawah
###
Padi menguning lambai menjuntai
Ramai dituai
Riuh berlagu lesung bertalu
Irama merdu
###
Senja datang
Mereka pulang
Membawa harapan”
###

Damai sekali penggalan lirik lagu sang legenda Iwan Fals. Seolah-olah kita terbawa dalam kedamaian suasana desa dengan anginnya yang semilir sejuk yang akan menyambut panen raya. Itulah yang juga dirasakan Rita Irawati Priatna, saat berkunjung ke sebuah desa di Nagrak, Sukabumi, Jabar.

Siang itu, Matahari begitu garang. Tanpa tedeng aling-aling, sang surya menghunuskan panasnya ke bumi. Panas yang menyengat kulit… Panas hingga menembus pori-pori. Terik…Sangat terik…Perih…cukup perih…

Tetapi, itu tidak dirasakan Rita Irawati Priatna. Perempuan ini justru bercengkrama dengan teriknya sinar mentari. Menjejakkan langkah demi langkah dengan pasti di atas tanah bumi ibu pertiwi.

Senyum pun dia pancarkan, meskipun tetesan peluh yang berkejaran tampak memenuhi lekuk-lekuk wajahnya. Rita menyapa ciptaan Tuhan dengan menebarkan aura-aura positifnya. Dia begitu bangga berada di antara hasil bumi bangsa yang gemah ripah loh jinawi.

Rita menyapa padi dengan penuh keceriaan. Rita menyapa padi dengan penuh semangat. Dan, Rita menyapa padi dengan penuh kebahagiaan.

Sejauh mata memandang, dia bak berada di hamparan harta karun. Harta karun yang tercipta melalui tangan-tangan trampil para petani, sang pahlawan ekonomi kerakyatan.

Ya, siang itu, Rita berada di antara padi yang sudah menguning dan siap dituai. “Begitu damai hati saya berada di sini. Begitu bangga saya memiliki negeri yang tanahnya sangat subur ini. Dan, begitu senang saya melihat keceriaan wajah-wajah para petani yang akan menyambut hasil panen padinya,” kata Rita Irawati Priatna.

Melihat padi, petani, dan wajah Sukabumi tersebut, tekad Rita untuk memakmurkan rakyat Sukabumi semakin besar. Tapi, Rita tidak bisa sendiri melakukan ini. Rita butuh dukungan dari seluruh wargi Sukabumi untuk menggapai apa yang dia cita-citakan itu, yakni MEMAKMURKAN WARGI SUKABUMI…

Wargi Sukabumi Tong hilap Nyak, Coblos:
– KONENG
– TUJUH (PARTAI BERKARYA)
– HIJI
– RITA IRAWATI PRIATNA

RITA AJA…! NOMOR 1 AJA…!

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website